Deretan Fakta Menarik Tentang Ricardo Kaka

Para fans AC Milan tentu saja tidak asing lagi dengan sosok Ricardo Kaka, mengingat legenda Brazil tersebut pernah membawa kesuksesan besar untuk Rossoneri. Sayangnya, karir Kaka sejak meninggalkan klub Italia tersebut tak berjalan mulus.

Cedera kambuhan membuat Kaka harus menghadapi kenyataan bahwa dia tak lagi bisa cemerlang bersama Real Madrid sejak bergabung di tahun 2009. Setelahnya, Kaka pun mulai dilupakan, bahkan periode keduanya di Milan juga mengecewakan.

Meski begitu, Kaka tetap layak dikenang sebagai salah satu pemain terbaik yang pernah dimiliki AC Milan. Dan berikut ini ada beberapa fakta menarik tentang sang legenda.

1. Latar Belakang Keluarga ‘Berada’

Rata-rata pemain sepak bola Brasil memiliki kehidupan kelam saat kecil. Namun, Ricardo Kaka berbeda. Dia lahir dari keluarga kaya dan agamis. Ayahnya bernama Bosco Izecson Pereira Leite, seorang insinyur dengan penghasilan besar di Brasil.

Dengan latar belakang tersebut, tak heran jika Kaka kemudian mengenyam pendidikan sekolah tinggi, sembari fokus pada bakatnya di sepakbola.

2. Puncak Karir Bersama AC Milan

Kendati pernah membela Real Madrid, tapi puncak karir Kaka justru berlangsung saat dia masih berkostum AC Milan.

Bergabung dari Sao Paolo di tahun 2003, Kaka awalnya sulit menembus tim utama Rossoneri. Namun perlahan, sang winger tampil ciamik dan akhirnya jadi pilihan utama. Sebelum hengkang ke Real Madrid di tahun 2009, Kaka mempersembahkan sejumlah gelar juara untuk Milan.

Termasuk diantaranya gelar Liga Champions, Seria A, Piala Super Italia, Copa Italia, Piala Dunia Antarklub dan Piala Super Eropa. Dia pun memenangkan trofi Ballon d’Or pertama di tahun 2007 saat masih berkostum Milan.

3. Karir di Madrid Gagal Karena Cedera

Usai karir gemilangnya di AC Milan, Kaka lantas diharapkan bisa jadi idola baru Real Madrid saat ditebus seharga 67 juta Euro pada musim panas tahun 2009. Sayang, karirnya di Santiago Bernabeu tak begitu sukses.

Hal tersebut mungkin disebabkan oleh rentetan cedera parah yang dialami legenda Brazil. Sampai akhirnya di tahun 2013, Kaka kembali ke AC Milan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *