Liverpool Sebaiknya Urungkan Niat Rekrut Thiago Alcantara

Mantan bek Liverpool, Jose Enrique tidak setuju dengan salah satu rencana transfer sang mantan klub pada musim panas nanti. Pemain yang dia maksud adalah gelandang Spanyol, Thiago Alcantara.

Liverpool memang terus berusaha untuk mengembangkan skuat mereka meski sudah berhasil menjuarai Premier League musim ini. Disebutkan bahwa Tim Marseyside mulai mengincar sejumlah pemain untuk membuat tim mereka semakin matang.

Beberapa nama dikaitkan dengan sang juara bertahan Liga Champions Eropa ini, termasuk salah satunya gelandang Spanyol, Thiago Alcantara yang merupakan pemain Bayern Munchen. Spekulasi ini terus berkembang seiring berjalannya waktu.

Bahkan manajer Liverpool, Jurgen Klopp sempat mengisyaratkan bahwa dirinya juga tertarik dengan jasa mantan pemain Barcelona. Tapi rencana transfer ini ternyata tidak disetujui oleh mantan pemain The Reds, Jose Enrique.

Menurut dia, jika Thiago Alcantara sampai bergabung dengan Liverpool itu karena pelatih Jurgen Klopp yang menjanjikan tempat di tim utama kepada sang pemain.

“Jika mereka mendapatkan dia, maka itu karena Klopp menelponnya dan menjanjikannya menjadi pemain starter,” ujar Enrique kepada Stadium Astro.

Jose Enrique tidak bisa memungkiri fakta bahwa Thiago Alcantara adalah sosok gelandang yang bagus dan berkualitas. Tapi yang dicemaskannya adalah fakta bahwa usia eks Barcelona itu sudah tidak muda lagi dan berpotensi hanya bisa andalan dalam beberapa tahun saja.

“Saya percaya bahwa dia adalah pemain yang sangat bagus. Namun mereka harus mempertimbangkan berapa uang yang harus mereka habiskan baginya dan juga berapa lama ia bisa tampil apik di tim ini?” tandasnya.

Karena alasan tersebut, menurut Jose Enrique pelatih Jurgen Klopp harus mengkaji ulang rencana untuk merekrut gelandang Spanyol.

“Saya tidak yakin ia bakal cocok untuk tim ini, namun ia adalah pemain yang luar biasa. Saya yakin bahwa ia bisa langsung menjadi starter.” ujarnya.

Adapun sampai saat ini memang masih belum ada tanda-tanda bahwa Liverpool akan segera menuntaskan transfer Thiago. Di satu sisi Pihak Bayern Munchen juga telah mengkonfirmasi bahwa sampai saat ini belum ada tawaran yang mereka terima untuk sang pemain.

Brighton And Hove Albion Pede Bisa Kalahkan Manchester United

Penyerang andalan Brighton and Hove Albion, Neal Maupay mengaku cukup optimis dengan peluang timnya untuk mengalahkan Manchester United dalam lanjutan Premier League dinihari nanti.

Seperti diketahui, usai berhasil melangkah ke babak semifinal Piala FA musim ini, Manchester United kembali fokus ke ajang Premier League. Pada pekan ke-32, mereka akan bertandang ke AMEX Stadium melawan tuan rumah Brighton and Hove Albion.

Brighton sendiri saat ini bisa dikatakan sedang berada dalam kepercayaan diri yang tinggi. Hal tersebut juga nampak dari hasil pekan kemarin, dimana mereka berhasil mengalahkan salah satu raksasa Premier League, Arsenal.

Karena alasan tersebutlah Neal Maupay tampak percaya diri dengan peluang timnya memenangkan laga nanti.

“Kami memiliki kualitas yang bagus di Brighton,” beber Maupay yang dikutip Manchester Evening News.

Sejak ajang Premier League digulirkan lagi, Brighton memang tampak lebih baik dari sebelumnya. Tekad untuk bertahan di kompetisi musim depan membuat yang bersangkutan yakin selalu bisa meraih kemenangan di sisa musim ini.

“Kami memiliki para pemain, manajer dan staff yang sangat bagus. Ketika kami melihat tim lain, kami benar-benar percaya bahwa kami bisa mengalahkan mereka dan bertahan di Premier League.”

“Sejak pertandingan dimulai dan sejak kami kembali berlatih, kami benar-benar fokus dan bekerja keras. Kami sangat menghormati lawan kami karena mereka juga adalah tim yang bagus, namun setelah mengalahkan Arsenal kepercayaan diri kami semakin tinggi.” Tandasnya.

Menurutnya, kemenangan atas Arsenal kemarin adalah momentum yang sangat bagus bagi Brighton untuk bangkit dan menatap akhir musim ini dengan penuh percaya diri. Tapi bagaimanapun, sisa tujuh pertandingan lagi harus ditatap dengan serius.

“Meraih empat poin dari enam poin yang ada merupakan sesuatu yang bagus. Namun masih ada tujuh pertandingan lagi, dan semuanya masih bisa terjadi. Namun ini adalah awalan yang bagus untuk kami dan kami siap membangun momentum.” ujarnya.

Brighton punya catatan yang bagus melawan Manchester United, dalam dua laga terakhir di AMEX stadium, mereka berhasil meraih kemenangan.

Menang atas Aston Villa, Lampard Sanjung Pulisic

Chelsea sukses memperlebar jarak dengan Manchester United berkat kemenangan atas Aston Villa dinihari tadi. Terkait kemenangan dalam laga tersebut, secara khusus pelatih Frank Lampard melayangkan sanjungannya kepada gelandang Christian Pulisic.

Sebagaimana diketahui, The Blues memang berhadapan dengan Aston Villa pada matchdays ke-30 Premier League dinihari WIB tadi (22/06). Bermain di markas lawan, awalnya The Blues kecolongan lebih dulu.

Namun, ketertinggalan tersebut cepat dibalas Chelsea lewat gol-gol yang dicetak Christian Pulisic dan Olivier Giroud pada babak kedua. Alhasil, The Blues berhasil menang dengan skor akhir 2-1.

Christian Pulisic bisa dikatakan tampil cemerlang dalam pertandingan tersebut. Selain mencetak gol, Winger Amerika Serikat tersebut juga menyumbang assist atas gol Olivier Giroud.

Tak heran jika selepas pertandingan, pelatih Frank Lampard memberikan sanjungan khusus pada yang bersangkutan. Sang juru taktik percaya bahwa eks Dortmund tersebut bisa jadi kepingan penting bagi Chelsea di masa mendatang.

“Dia akan menjadi starter bagi tim kami. Saya rasa dia akan menjadi pemain besar bagi kami. Ia sangat lapar untuk bermain, dan saya bisa merasakan hal itu karena saya juga pernah mengalami cedera panjang seperti dirinya.

“Dia punya kemampuan yang sangat luar biasa untuk masuk ke kotak penalti, dan itu adalah kemampuan yang sangat luar biasa. Saya sudah membahas hal ini dengannya sepanjang musim ini.” ujar Lampard yang dikutip Sportsmole.

Karena masih terbilang muda, Lampard percaya bahwa Pulisic masih bisa berkembang lebih baik lagi.

“Perbedaan antara penyerang sayap biasa dan yang spesial adalah pemain sayap yang top mampu masuk ke kotak penalti dan mencetak gol yang banyak setiap tahun.”

“Saya yakin Christian mampu melakukan itu. Saya benar-benar senang melihat penampilannya dan saya juga puas dengan dampak yang ia berikan bagi tim ini.” ujarnya.

Kemenangan ini membawa Chelsea semakin kokoh di peringkat ke-4 pada klasemen sementara Premier League. Karena Manchester United sebelumnya hanya bermain imbang di markas Tottenham Hotspur, kini mereka unggul lima poin atas Setan Merah.

Rio Ferdinand Percaya MU Bisa Finish Di Empat Besar

Salah seorang legenda Manchester United, Rio Ferdinand memiliki keyakinan bahwa bekas klubnya bakal mampu finish di empat besar klasemen akhir untuk memastikan tiket ke Liga Champions Eropa.

Pasca pergantian tahun kemarin, performa Setan Merah memang terbilang cukup bagus. Mereka memenangkan delapan dari 11 pertandingan terakhir di semua kompetisi, sayang setelah itu pandemi covid-19 menghantam jalannya perhelatan sepakbola di Inggris.

Padahal, Tim arahan Ole Gunnar Solskjaer sukses melaju ke babak perempat final Liga Europa, mereka juga memastikan tiket ke semifinal Piala FA. Tak hanya itu, Setan Merah juga sekarang hanya berjarak tiga poin dari Chelsea yang duduk di empat besar klasemen sementara.

Tak bisa terbantahkan fakta bahwa kedatangan dua pemain anyar, Odion Ighalo dan Bruno Fernandes telah meningkatkan performa Manchester United secara signifikan. Menang atas City dan Chelsea adalah sebuah peningkatan yang masif.

Karena alasan tersebutlah di sisa 11 pertandingan Premier League musim ini, Ferdinand yakin Manchester United akan finish di empat besar klasemen akhir.

“Saya rasa mereka harus masuk empat besar – dengan pasukan yang seharusnya,” kata Ferdinand kepada The Sun.

Lebih lanjut, sang legenda juga ikut optimis menatap duet antara Bruno Fernandes dengan pemain yang baru saja pulih dari cedera, paul Pogba. Menurutnya, kedua pemain tersebut akan membentuk duet yang sangat bagus.

“Paul Pogba fit lagi, seperti Marcus Rashford, ada pembicaraan Pogba terlihat sangat bagus dalam latihan. Dia dan Bruno Fernandes dapat membentuk duet lini tengah yang produktif dalam tiga gelandang dengan seseorang seperti Scott McTominay.” Tandasnya.

Jika semuanya berjalan sesuai dengan rencana, Rio Ferdinand tanpa ragu menyebut Manchester United akan jadi juara Liga Europa dan menembus empat besar klasemen akhir.

“Saya percaya padanya dan jika dia masuk empat besar, dia akan melakukan pekerjaan dengan bagus. Dia juga masih bisa memenangkan Liga Europa.” Tutupnya.

Adapun, setelah penangguhan liga selama tiga bulan terakhir ini, Manchester united akan berhadapan salah satu rival beratnya, Tottenham Hotspur di White Hart Lane.

Real Madrid Bakal Berjuang Keras Raih Gelar La Liga

Gelandang andalan Real Madrid, Toni Kroos menegaskan bahwa timnya saat ini berada dalam kondisi yang sangat siap untuk menyambut kembali bergulirnya La Liga Spanyol. Bahkan, para pemain siap berjuang keras demi merebut gelar juara dari Barcelona.

La Liga memang terhenti selama kurang lebih tiga bulan terakhir ini karena pandemi covid-19. Namun, pandemi telah mereda belakangan ini di Spanyol. Hal itulah yang membuat pemerintah setempat memberi izin agar sepakbola bisa bergulir lagi seperti biasa.

Jika tidak ada halangan, La Liga Spanyol akan bergulir lagi mulai tanggal 12 Juni 2020 mendatang.

Nah, sebelum kompetisi ditunda karena pandemi covid-19, Real Madrid berada di posisi kedua klasemen La Liga dengan 56 poin. Di posisi tersebut, Los Blancos hanya tertinggal dua poin saja dari Pemuncak klasemen, Barcelona.

Sadar dengan hal tersebut, gelandang Real Madrid, Toni Kroos menegaskan bahwa rekan-rekannya akan berjuang keras untuk mendapati hasil terbaik di 11 laga tersisa.

“Real Madrid coba berlatih keras untuk berada di kondisi terbaik saat pertandingan pertama nanti. Kami tidak dapat melakukan lebih dari itu. Semua orang mengalami situasi yang sama,” kata Kroos seperti dilansir Sportskeeda.

Sedangkan dalam sesi latihan pasca pandemi Virus Corona, para pemain Real Madrid sedang berjuang untuk mengembalikan kebugaran dengan latihan fisik. Diungkapkan juga oleh pemain Jerman bahwa rekan-rekannya menjalani sesi latihan secara berkelompok.

“Kami harus melatih fisik, sentuhan dengan bola dan bagaimana kami bermain sebagai kelompok. Kami berlatih untuk 11 pertandingan sisa,” katanya.

Dengan 11 pertandingan tersisa, harusnya persaingan untuk menuju tangga juara masih terbuka lebar. Artinya, Real Madrid masih berpeluang besar memenangkan gelar liga musim ini.

Adapun, 11 pertandingan tersisa musim ini dipastikan bergulir tanpa kehadiran penonton untuk mencegah penyebaran Virus corona. Kroos mengakui bahwa bertanding tanpa kehadiran penonton akan terasa aneh.

“Ini adalah kali pertama kami bermain tanpa fans. Mari lihat akan seperti apa, dan tim yang beradaptasi dengan hal itulah yang akan menang,” ujarnya mengakhiri.

Meski Tak Cepat Lagi, Messi Tetap Bisa Jadi Gelandang Top

Lionel Messi dinilai tidak perlu merasa cemas jika kehilangan kecepatannya di atas lapangan karena faktor usia. Menurut Domenec Torrent selaku mantan assisten Pep Guardiola, Pemain Argentina itu masih bisa menjadi sosok gelandang kelas wahid seperti Xavi Hernandez.

Selama lebih dari 10 tahun terakhir ini, Messi memang dikenal sebagai salah satu pemain terbaik dunia, dan begitu produktif dalam mencetak gol. Bahkan, sejak debutnya di tahun 2004 silam sampai sekarang, pemain berjuluk La Pulga tersebut telah mengemas 627 gol dari 718 pertandingan untuk Barcelona.

Di samping produktivitas golnya, Messi juga menterang lewat raihan trofi, pemain 33 tahun mampu membawa Barcelona meraih 34 trofi sampai sejauh ini. Bukan hanya itu, Messi juga berhasil menyabet enam trofi Ballon d’Or, terbanyak dalam sejarah sepakbola sejauh ini.

Kendati usianya sudah 33 tahun, Lionel Messi tampak masih belum mengalami penurunan performa, dia juga masih cepat. Namun, andai saja mengalami penurunan, Messi dinilai tidak terlalu cemas karena dia bisa beroperasi sebagai gelandang.

“Dia adalah pemain yang sangat cerdas. Seringkali, dia turun sangat dalam untuk menerima bola. Dalam beberapa tahun ke depan, dia bisa bermain seperti Xavi jika dia mau. Dia tidak kehilangan bola, dia memberi assist, dia telah merawat tubuhnya sepanjang kariernya.”

“Jika dia bermain di posisi yang lebih dalam ketika secara logis mulai kehilangan kecepatan, dia bisa bermain sebagai gelandang tengah atau di mana pun dia mau dan dia akan melakukannya dengan baik.” kata Torrent kepada Ole.

Lebih lanjut, Torrent menyanjung konsistensi Lionel Messi di atas lapangan. Sepanjang hidupnya, dia mengaku tak pernah melihat pemain yang secara konsisten berada di level atas selama 15 tahun.

“Bagi saya, Leo tidak ada bandingannya. Saya kira saya tidak akan melihat pemain seperti dia lagi di dalam hidup saya. Lebih jauh lagi dia sudah berada di level tertinggi selama 15 tahun.”

“Saya sudah melihat banyak pesepakbola hebat, tapi tidak ada yang bertahan di level elite selama 15 tahun seperti dia.” Tandasnya.

Laporta Janji Pulangkan Pep Andai Jadi Presiden Barca Lagi

Joan Laporta tampak begitu menginginkan kembali posisinya sebagai Presiden Barcelona selanjutnya. Untuk memikat hati publik, dia lantas mengumbar berbagai janji jika terpilih, termasuk salah satunya memulangkan Pep Guardiola ke Kursi Pelatih.

Sebagai informasi, raksasa Catalan tersebut memang akan segera menggelar pemilihan Presiden anyar klub pada tahun 2021 mendatang. Sejauh berita ini diturunkan, hanya ada dua kandidat saja, antara lain Joan Laporta sendiri dan Presiden Barca saat ini, Josep Maria Bartomeu.

Josep Maria Bartomeu sendiri telah melakukan rangkaian manuver untuk bisa mempertahankan posisi tersebut, satu di antaranya adalah merombak jajaran direksi. Dia kabarnya juga bertekad memberikan kontrak baru untuk Lionel Messi.

Nah, sebagai penantang, tentu saja Joan Laporta tak mau kalah saing. Dia pun mulai mengumbar janji andai terpilih nanti. Salah satu janjinya adalah memulangkan Pep Guardiola ke kursi manajer Camp Nou.

“Saya sangat ingin Pep Guardiola kembali, tetapi sekarang dia berada di Man City dan itu adalah keputusan yang harus diambil Pep Guardiola,”

“Pep Guardiola adalah tolok ukur di Barcelona dan banyak warga Catalan yang ingin dia melatih Barcelona lagi. Pada saat yang tepat, saya ingin bicara dengan orang yang akan menjadi pelatih Barcelona pada 2021,” ucap Joan Laporta kepada TV3 dikutip dari Sky Sports.

Secara kebetulan, Pep memang masih terikat kontrak di Manchester City sampai bulan Juni 2021 mendatang. Beberapa waktu lalu, dia mengkonfirmasi bakal setia walau City mendapat sanksi larangan bermain di ajang Liga Champions Eropa.

Joan Laporta sendiri sebelumnya pernah menjabat sebagai presiden pada 2003 hingga 2010. Pada era Joan Laporta lah Pep Guardiola promosi dari Barcelona B ke tim utama. Pep saat itu berhasil membawa Barcelona berjaya, termasuk meraih Sextuples di musim perdananya.

Selain memulangkan Pep Guardiola, Laporta juga mengumbar janji manis lain, termasuk memulangkan Neymar dari Paris Saint-Germain. Mega bintang Brazil tersebut sebelumnya jadi andalan Barcelona di lini depan, dan meraih treble winner di tahun 2015.

Dua tahun kemudian, dia memecahkan rekor transfer usai dibeli PSG seharga 222 Juta Euro.

Willian Diklaim Sepakat Gabung Tottenham Hotspur

Arsenal sepertinya harus gigit jari terkait dengan usaha mereka mendapatkan winger Brazil, Willian. Pasalnya, baru-baru ini muncul klaim yang menyebut bahwa pemain berambut kribo tersebut telah mencapai kesepakatan dengan Tottenham Hotspur.

Perlu diketahui, Willian saat ini memang sedang berada di penghujung kontraknya bersama Chelsea. Kontraknya akan habis di musim panas nanti, dan sejauh ini ia masih belum ada kata sepakat terkait kontrak baru antara kedua pihak.

Sejumlah pihak meyakini bahwa mantan pemain Anzhi Makhachkala tersebut tidak akan bertahan di Klub London musim depan. Bahkan, Ia dikabarkan mulai menjalin komunikasi dengan sejumlah klub terkait rencana pindah di bursa transfer mendatang.

Rival Chelsea, Arsenal disebut-sebut sebagai salah satu peminat berat penggawa tim Nasional Brazil ini. Namun beIN Sports mengklaim bahwa Willian tidak akan pindah ke Arsenal karena ia sudah lebih dekat bergabung dengan Tottenham.

Sebelumnya, Willian memang diketahui mencari klub berikutnya yang berbasis di kota London. Sang winger mengaku bahwa ia sudah merasa betah tinggal di ibukota Inggris tersebut. Keluarganya pun sudah menetap dengan baik di London.

Karenanya, Willian berencana untuk pindah ke klub London agar bisa tetap tinggal di kota tersebut. Hal inilah yang membuat Arsenal selaku klub London Tara sempat cukup optimis untuk mendapatkan servis winger Brazil.

Lebih lanjut, laporan itu membeberkan Willian sebenarnya tertarik pindah ke Arsenal. Namun ia akhirnya memutuskan untuk bergabung dengan Tottenham.

Alasannya adalah karena kehadiran Jose Mourinho di kursi pelatih klub tersebut. Seperti diketahui, Pelatih asal Portugal memang ditunjuk menjadi manajer anyar The Lily Whites sejak beberapa waktu lalu untuk menggantikan Mauricio Pochettino.

Mourinho dan Willian punya hubungan yang bagus saat eks pelatih Real Madrid masih menangani Chelsea. Laporan beIN Sports itu mengklaim bahwa Willian dan Mourinho sudah berkomunikasi dengan intens dalam beberapa pekan terakhir.

Laporan yang sama juga mengklaim bahwa Willian akan segera menyepakati kontrak dengan Tottenham Hotspur. Paling lambat sebelum kampanye musim 2020/21 mendatang digulirkan. Bahkan, dikatakan sudah ada kesepakatan pra kontrak antara kedua pihak.

Fernandinho Mengaku Ikhlas Jika Kontraknya Tak Diperpanjang

Gelandang versatile, Fernandinho berbicara mengenai kontraknya bersama dengan Manchester city yang akan berakhir pada tahun 2021 mendatang.

Sebelumnya, kontrak Fernandinho di Etihad akan berakhir di musim panas tahun 2020. Rumor kepergiannya mencuat sejak pertengahan musim ini. Lalu, semakin diperkuat oleh Riyad Mahrez dalam sebuah wawancara Desember 2019 lalu.

Dalam isyaratnya, Mahrez menyebut bahwa Fernandinho adalah salah satu dari dua pemain yang akan meninggalkan Etihad pada musim panas ini, atau saat kontraknya berakhir. Pemain yang satu lagi memang sudah diketahui publik, David Silva.

Namun, ungkapan pemain Maroko tersebut tidak benar, tak lama berselang Fernandinho memperpanjang kontrak bersama The Citizen hingga tahun 2021 mendatang. Lantas, apakah setelah itu Fernandinho akan meninggalkan Etihad?

Pria asal Brazil ini mengaku tidak tahu pasti, yang jelas saat ini dia sudah sangat merindukan sepakbola.

“Pertama-tama, saya hanya ingin kembali bekerja dan bermain lagi. Saya memperpanjang kontrakku beberapa bulan yang lalu dan saya sangat senang, tapi setelah itu kita lihat saja nanti,” kata Fernandinho dilansir dari Sky Sport.

Seperti diketahui, Pandemi Virus Corona memang sedang melumpuhkan kompetisi sepakbola. Premier League juga sedang ditangguhkan sementara waktu sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Kembali soal kontrak, Fernandinho mengaku ikhlas jika pada akhirnya kontraknya tidak diperpanjang pihak Manchester City.

“Jika kami membuat percakapan lain tentang kontrak di masa depan, saya akan bahagia. Namun jika tidak, saya akan senang juga karena saya tahu apa yang telah saya lakukan untuk klub ini,” tambahnya.

Sebagai informasi, Fernandinho sendiri bergabung dengan Manchester City pada bursa transfer musim panas 2013. Posisi awal yang ia lakoni dalam debutnya adalah sebagai pemain tengah Manchester City.

Namun, karena krisis bek yang sedang dialami tim arahan Pep Guardiola, dia kerap kali diturunkan sebagai pemain bertahan.

Semenjak bersama The Citizens, Fernandinho telah memberikan kontribusi yang luar biasa kepada Raksasa Premier League. Sejauh ini, dia sudah berkontribusi atas raihan tiga trofi Liga Inggris, lima Piala Liga Inggris dan juga trofi Piala FA.

Deretan Fakta Menarik Tentang Ricardo Kaka

Para fans AC Milan tentu saja tidak asing lagi dengan sosok Ricardo Kaka, mengingat legenda Brazil tersebut pernah membawa kesuksesan besar untuk Rossoneri. Sayangnya, karir Kaka sejak meninggalkan klub Italia tersebut tak berjalan mulus.

Cedera kambuhan membuat Kaka harus menghadapi kenyataan bahwa dia tak lagi bisa cemerlang bersama Real Madrid sejak bergabung di tahun 2009. Setelahnya, Kaka pun mulai dilupakan, bahkan periode keduanya di Milan juga mengecewakan.

Meski begitu, Kaka tetap layak dikenang sebagai salah satu pemain terbaik yang pernah dimiliki AC Milan. Dan berikut ini ada beberapa fakta menarik tentang sang legenda.

1. Latar Belakang Keluarga ‘Berada’

Rata-rata pemain sepak bola Brasil memiliki kehidupan kelam saat kecil. Namun, Ricardo Kaka berbeda. Dia lahir dari keluarga kaya dan agamis. Ayahnya bernama Bosco Izecson Pereira Leite, seorang insinyur dengan penghasilan besar di Brasil.

Dengan latar belakang tersebut, tak heran jika Kaka kemudian mengenyam pendidikan sekolah tinggi, sembari fokus pada bakatnya di sepakbola.

2. Puncak Karir Bersama AC Milan

Kendati pernah membela Real Madrid, tapi puncak karir Kaka justru berlangsung saat dia masih berkostum AC Milan.

Bergabung dari Sao Paolo di tahun 2003, Kaka awalnya sulit menembus tim utama Rossoneri. Namun perlahan, sang winger tampil ciamik dan akhirnya jadi pilihan utama. Sebelum hengkang ke Real Madrid di tahun 2009, Kaka mempersembahkan sejumlah gelar juara untuk Milan.

Termasuk diantaranya gelar Liga Champions, Seria A, Piala Super Italia, Copa Italia, Piala Dunia Antarklub dan Piala Super Eropa. Dia pun memenangkan trofi Ballon d’Or pertama di tahun 2007 saat masih berkostum Milan.

3. Karir di Madrid Gagal Karena Cedera

Usai karir gemilangnya di AC Milan, Kaka lantas diharapkan bisa jadi idola baru Real Madrid saat ditebus seharga 67 juta Euro pada musim panas tahun 2009. Sayang, karirnya di Santiago Bernabeu tak begitu sukses.

Hal tersebut mungkin disebabkan oleh rentetan cedera parah yang dialami legenda Brazil. Sampai akhirnya di tahun 2013, Kaka kembali ke AC Milan.