Edan! Masa Depan Lionel Messi jadi Bahan Perjudian

Masa depan Messi di Barcelona terus jadi pembicaraan hebat di sejumlah media Eropa bahkan dunia belakangan ini. Bahkan saking hebohnya, teka-teki masa depan mega bintang Argentina itu dijadikan bahan perjudian!

Memang, Barcelona sedang terancam kehilangan pemain yang sangat mereka andalkan selama lebih dari 10 tahun terakhir, Lionel Messi.

Menurut kabar yang beredar, pemain berusia 33 tahun itu telah meminta klub untuk memutuskan kontraknya demi bisa pindah dengan status bebas transfer di musim panas ini.

Keputusan tersebut didasari oleh rasa kecewa Messi akan mengenaskannya perjalanan Barcelona musim ini, yang diakhiri dengan kekalahan memilukan 2-8 dari Bayern Munchen di ajang Liga Champions Eropa.

Kehadiran pelatih baru Ronald Koeman awalnya diharapkan bisa membuat Messi berubah pikiran. Sayang sekali, upaya itu tidak berhasil. Lionel Messi tidak senang dengan proyek yang disusun Koeman.

Kini, pergi adalah satu-satunya opsi yang diyakini bakal dipilih Messi. Memang usianya sudah 33 tahun, tapi tidak bisa dibantah fakta bahwa La Pulga masih pemain terbaik dunia.

Masih ada banyak kualitas yang bisa ditawarkan Messi kepada tim manapun musim depan. Tapi yang jadi pertanyaan dan jadi misteri adalah kemana Messi akan melanjutkan karirnya musim depan.

Dari Italia, Juventus dan Inter Milan punya minat besar untuk bisa membeli kapten timnas Argentina. Minat yang sama juga datang dari klub Inggris, Manchester City, Manchester United, dan Chelsea.

Selain itu, PSG juga menjadi kandidat kuat klub Lionel Messi di masa depan. PSG punya kekuatan finansial yang luar biasa. Mereka juga punya ambisi besar juara Liga Champions dan Messi bisa masuk dalam proyek ini.

Tapi tentu saja yang jadi pertimbangan bagi para peminat untuk merekrut Messi adalah fakta tingginya gaji sang pemain. Disebutkan bahwa Messi merupakan salah satu pemain sepakbola dengan bayaran termahal, mencapai angka 9 Juta Euro per bulan.

Simpang siur masa depan Lionel Messi rupanya menjadi bahan bagi para petaruh. Dikutip dari The Mirror, beberapa rumah judi menjadikan masa depan Lionel Messi sebagai subjek taruhan.

Dalam taruhan tersebut, ada beberapa klub yang dipercaya bisa jadi tujuan Messi, termasuk Newell Old Boy’s, Manchester United, Paris Saint-Germain, Inter Milan, Juventus, Manchester City hingga Real Madrid.

Paul Ince Kagum Lihat Performa Lukaku di Inter Milan

Penampilan Romelu Lukaku di Inter Milan musim ini membuat Paul Ince merasa terkesima. Menurutnya, pemain Belgia tampil jauh lebih baik ketimbang saat masih di Manchester United.

Seperti diketahui, Manchester United resmi melepas Romelu Lukaku pada musim panas 2019 kemarin. Sang pemain menerima ajakan Antonio Conte untuk bergabung dengan Inter Milan.

Keputusannya untuk pindah klub terbilang cukup tepat, mengingat fakta bahwa Lukaku tampil cemerlang bersama dengan Nerazzurri sepanjang musim ini.

Dia memainkan 50 pertandingan di semua ajang, mencetak 33 gol diantaranya termasuk dua gol ke gawang Shakhtar Donets akhir pekan kemarin yang mengantarkan klub mencapai babak final Liga Europa.

Catatan apik tersebut membuat Paul Ince merasa kagum, menurut dia secara umum Romelu Lukaku tampil jauh berbeda dibandingkan saat masih berseragam Manchester United.

“Ia tampak bugar dan ramping. Berbicara tentang ketika dirinya di Manchester United, ia tidak terlihat seperti ia bisa berkeliling lapangan. Ia begitu saja berlari melewati orang-orang [sekarang]. Kecepatan! Saya lebih bugar di Inter – entah itu karena iklim atau makanannya,”

“Ia tampak seperti binatang yang berbeda. Kita tahu ia bisa menuntaskan [peluang]. Wow,” serunya pada BT Sport.

Dengan gol ke gawang Shakhtar Donetsk kemarin, Lukaku tak hanya mengantarkan Inter Milan ke babak final, tapi juga mencetak rekor sebagai pemain pertama yang mencetak gol di 10 laga beruntun di liga Europa.

Lukaku sendiri mengaku senang dengan fakta tersebut, tapi yang lebih enting adalah mencapai babak final.

“Saya pikir semuanya berjalan dengan baik saat ini, rekor bagus untuk dipecahkan, tetapi pada akhirnya kami di sini untuk menang dan tim yang kami lawan adalah favorit,” kata Lukaku kepada BT Sport.

Adapun Inter Milan akan melawan Sevilla di babak final nanti. Romelu Lukaku dkk akan menjalani duel tersebut pada Sabtu, 22 Agustus 2020.

Sevilla sebelumnya menyingkirkan Manchester United dengan kemenangan tipis 2-1. Alhasil, keinginan Lukaku untuk bereuni dengan sang mantan klub di babak puncak jadi kandas begitu saja.

Bagi Solskjaer, Liga Europa Cocok Untuk Kembangkan Skuat Muda

Entah berdalih atau apa, manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer lebih memilih juara Liga Europa ketimbang Liga Champions Eropa musim ini. Menurutnya kompetisi itu sangat sempurna untuk perkembangan para pemain muda MU.

Seperti diketahui, Manchester United memang gagal melangkah ke ajang Liga Champions Eropa musim ini. Mereka hanya finis di posisi ke-6 di klasemen akhir Premier League musim kemarin.

Alhasil, klub harus puas hanya bermain di Liga Europa, yang mana fakta tersebut tentu mengecewakan bagi para fans.

Terdengar mengecewakan memang, tapi menurut manajer Ole Gunnar Solskjaer justru Liga Europa adalah kompetisi yang tepat untuk mengembangkan performa para pemain muda Manchester United.

“Kami memasuki musim ini dengan memahami bahwa Liga Europa merupakan kesempatan bagus bagi kami untuk meraih trofi, untuk melaju sejauh mungkin di turnamen ini,”

“Selain itu, juga untuk memberikan ruang perkembangan bagi pemain-pemain muda kami dan ini memang sempurna bagi kami.” Demikian kata Solskjaer kepada Sky Sports.

Dikatakan Solskjaer, andai pun berhasil melangkah ke ajang Liga Champions Eropa musim ini, yang mana hal tersebut adalah harapan dari para fans, tentu saja dia akan berpikir ulang memberikan kesempatan kepada para pemain muda seperti Mason Greenwood, Brandon dan lainnya.

“Saya kira jika kami berada di Liga Champions musim ini — tentu kami semua ingin berada di sana — mungkin saya tidak akan punya kesempatan memainkan pemain-pemain seperti Brandon sesering saat ini, juga Mason”

“Jadi, sekarang ada banyak pemain-pemain muda yang baru saja memulai karier fantastisnya. Liga Europa pun penting. Soal menjaga persatuan skuad, tim yang bisa bekerja sama dan memberikan kesempatan,” sambung Solskjaer.

Adapun, saat ini Manchester United sudah memasuki babak perempat final Liga Europa, dimana mereka akan menghadapi Copenhagen. Pertandingan tersebut rencananya akan berlangsung dinihari WIB nanti (11/08).

Sedangkan musim depan, Setan Merah dipastikan bakal melaju ke ajang Liga Champions Eropa setelah berhasil mengamankan posisi ke-3 di klasemen akhir Premier League musim ini.

Harapan Thomas Tuchel: Mbappe Bisa Main Lawan Atalanta

Pelatih Thomas Tuchel sangat berharap winger andalannya, Kylian Mbappe bisa pulih cepat dan bermain pada babak perempat final Liga Champions Eropa melawan Atalanta.

Winger muda Prancis itu mendapati cedera yang cukup parah saat berhadapan dengan Saint-Etinne pada partai Final Piala Prancis beberapa hari yang lalu.

Kala itu, Mbappe mendapat tekel yang cukup brutal dari salah satu pemain Saint-Etienne. Tak kuasa menahan sakit pada kakinya, Mbappe tidak bisa melanjutkan pertandingan.

Para fans Paris Saint-Germain tampak semakin cemas lantaran sang pemain terlihat menggunakan alat bantu berjalan dengan kaki yang diperban saat merayakan gelar juara setelah pertandingan tersebut.

Tak lama berselang, Paris Saint-Germain mengeluarkan pernyataan resmi tentang kondisi Mbappe. Nah, pemain Prancis itu ternyata mengalami cedera pergelangan kaki dan harus absen sampai tiga pekan ke depan.

Tiga pekan bukan waktu yang singkat, dan dengan begitu juga Winger 21 tahun tidak akan bisa tampil dalam pertandingan melawan Atalanta di leg pertama delapan besar Liga Champions Eropa pada 12 Agustus mendatang.

Jelas, kabar cederanya Mbappe adalah pukulan telak bagi Paris Saint-Germain yang sejak tiga tahun terakhir begitu mengandalkan sang pemain.

Pelatih Thomas Tuchel mengakuinya, dia bahkan berharap ada keajaiban yang bisa membuat Mbappe pulih lebih cepat.

“Ini akan menjadi pengaruh penting terhadap kami, tetapi saya berharap bahwa ada solusi yang akan ditemukan,”

“Kami masih berharap dia bisa bermain lawan Atalanta, tetapi peluangnya akan sangat kecil. Setiap hari dihitung untuk mendapat keajaiban, tetapi besok kami bakal harus beradaptasi tanpa Kylian,” ujar Tuchel seperti dikutip Goal International.

Les Parisiens sendiri sangat berambisi untuk mencetak sejarah dengan meraih gelar Liga Champions Eropa musim ini. Mengingat, mereka sama sekali belum pernah memenangkan trofi tersebut.

Mereka masih punya Neymar dan Mauro Icardi yang bisa diandalkan. Jika berhasil mencapai babak semifinal, besar kemungkinan Mbappe bisa bermain.

Tapi, Kylian Mbappe dipastikan melewatkan laga melawan Olympique Lyon pada pertandingan final Piala Liga Prancis akhir pekan besok.

Inter Milan Sedang Upayakan Kontrak Baru Lautaro Martinez

Di tengah-tengah rumor transfer Lautaro martinez menuju Barcelona, Inter Milan memastikan bahwa pihak klub tengah bernegosiasi kontrak baru dengan pemain Argentina tersebut.

Musim ini, Lautaro Martinez memang jadi salah satu andalan Inter Milan di lini depan, khususnya sebelum penundaan kompetisi karena pandemi Virus Corona. Bersama Romelu Lukaku, Lautaro sempat membantu Inter mencapai puncak klasemen sebelum tergusur sampai posisi 3.

Penampilan ciamik penyerang 22 tahun lantas membuat sejumlah raksasa Eropa tertarik. Salah satunya Barcelona. Disebutkan bahwa Raksasa Catalan berencana membeli pemain Argentina tersebut sebagai penerus Luis Suarez di lini depan.

Bahkan, berdasarkan perkembangan rumor transfernya, Barcelona disebut sudah mencapai kesepakatan lisan dengan Lautaro Martinez. Jika bersedia merapat ke Camp Nou, sang pemain akan mendapat gaji yang lebih besar dari yang ia dapatkan di Inter Milan.

Spekulasi ini memang terus menggema, namun belakangan tampak sedikit tenggelam. Bahkan, raksasa Catalan mungkin terancam kehilangan kesempatan merekrut Lautaro.

Apalagi, baru-baru ini Beppe Marotta selaku CEO Inter Milan menegaskan Mantan pemain Racing Club tersebut masih masuk dalam rencana Inter Milan musim depan. Tak hanya itu, klub juga sedang mempersiapkan kontrak anyar kepada sang pemain.

“Kami sedang mendiskusikan pembaruan kontrak dengan banyak pemain, terutama yang lebih muda yang ingin kami ajak bekerja sama untuk waktu yang lama, dan itu termasuk Lautaro,”

“Kami melakukannya dengan tenang, tanpa terburu-buru, karena ada hubungan saling percaya. Dia senang mengenakan jersey ini dan pada saat yang tepat kita akan mengevaluasi masa depannya,” kata Marotta dikutip dari Goal International.

Sebagai informasi, saat ini Lautaro Martinez masih memiliki kontrak sampai tahun 2023 mendatang di Inter Milan. Dalam kontraknya tersebut, Sang pemain memiliki banderol sampai 111 Juta Euro.

Sempat ada kabar yang mengklaim bahwa Inter bersedia melepas Lautaro Martinez, lalu hasil penjualannya akan digunakan untuk membeli Alexis Sanchez secara permanen. Lantas, kini, bagaimana nasib pemain Chile jika Lautaro dipertahankan?

“Kami telah melakukan kontak dengan Manchester United untuk memahami apakah kami dapat memperpanjang masa tinggal Sanchez setelah play-off Liga Eropa melawan Getafe,” kata Marotta

Tanpa Beli Pemain Baru, Arsenal Tak Akan Tembus Eropa Lagi

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta akhirnya blak-blakan berbicara tentang harapannya pada manajemen klub. Menurut pelatih asal Spanyol ini, The Gunners tidak akan bisa bersaing dalam perburuan gelar juara jika tidak merekrut pemain baru di bursa transfer.

Beberapa musim terakhir ini memang menjadi periode yang sulit bagi Arsenal. Klub London utara tersebut bahkan tak mampu menembus Liga Champions Eropa dalam tiga musim terakhir secara beruntun. Hal ini tak terlepas dari inkonsistensi performa para pemain.

Dibandingkan dengan tim-tim raksasa Premier League yang lain, bisa dikatakan Arsenal adalah yang paling minim prestasi. Tak hanya itu, sebuah fakta yang tak dapat dipungkiri bahwa Meriam London tidak banyak melakukan pembelian bagus dalam tiga musim terakhir.

Awalnya, Pelatih Mikel Arteta diam mengenai fakta tersebut, tapi tampaknya pria asal Spanyol kini merasa bahwa memang sudah tidak ada jalan lain selain merekrut pemain anyar berkualitas. Jika tidak demikian, akan sulit bagi Arsenal bersaing dalam perburuan gelar juara.

“Kita sudah melihat banyak contoh bahwa ada beberapa tim yang berani melakukan pembelian besar dan akhirnya mereka kembali menjadi penantang gelar,” ujar Arteta yang dikutip Sportsmole.

Memang, tanpa mendatangkan pemain top, Arsenal masih bisa bersaing memperebutkan tiket ke Liga Champions, tapi tim-tim lain terus berinvestasi dengan membeli pemain-pemain bagus. Jika Arsenal diam saja, perlahan peluang untuk tampil di Eropa akan pupus.

“Jika klub anda tidak bermain di Liga Champions, anda akan mengatakan ‘Ok, klub tidak berinvestasi karena klub tidak punya kemampuan finansial untuk itu’. Namun perlu diingat klub lain terus berinvestasi sehingga jarak antar tim akan semakin melebar.” Tandasnya.

Karena alasan ini, Mikel Arteta pun berharap manajemen klub berani mengambil resiko mengeluarkan kas klub sedikit lebih banyak demi merekrut pemain top.

“Pada suatu saat klub harus membuat keputusan, apakah mereka ingin memangkas jarak dengan tim lainnya atau hanya berdiam diri dan membiarkan segalanya seperti ini saja.” ujarnya.

Sebenarnya, kondisi finansial Arsenal sendiri saat ini sedang terdampak pandemi Virus Corona.

Liverpool Sebaiknya Urungkan Niat Rekrut Thiago Alcantara

Mantan bek Liverpool, Jose Enrique tidak setuju dengan salah satu rencana transfer sang mantan klub pada musim panas nanti. Pemain yang dia maksud adalah gelandang Spanyol, Thiago Alcantara.

Liverpool memang terus berusaha untuk mengembangkan skuat mereka meski sudah berhasil menjuarai Premier League musim ini. Disebutkan bahwa Tim Marseyside mulai mengincar sejumlah pemain untuk membuat tim mereka semakin matang.

Beberapa nama dikaitkan dengan sang juara bertahan Liga Champions Eropa ini, termasuk salah satunya gelandang Spanyol, Thiago Alcantara yang merupakan pemain Bayern Munchen. Spekulasi ini terus berkembang seiring berjalannya waktu.

Bahkan manajer Liverpool, Jurgen Klopp sempat mengisyaratkan bahwa dirinya juga tertarik dengan jasa mantan pemain Barcelona. Tapi rencana transfer ini ternyata tidak disetujui oleh mantan pemain The Reds, Jose Enrique.

Menurut dia, jika Thiago Alcantara sampai bergabung dengan Liverpool itu karena pelatih Jurgen Klopp yang menjanjikan tempat di tim utama kepada sang pemain.

“Jika mereka mendapatkan dia, maka itu karena Klopp menelponnya dan menjanjikannya menjadi pemain starter,” ujar Enrique kepada Stadium Astro.

Jose Enrique tidak bisa memungkiri fakta bahwa Thiago Alcantara adalah sosok gelandang yang bagus dan berkualitas. Tapi yang dicemaskannya adalah fakta bahwa usia eks Barcelona itu sudah tidak muda lagi dan berpotensi hanya bisa andalan dalam beberapa tahun saja.

“Saya percaya bahwa dia adalah pemain yang sangat bagus. Namun mereka harus mempertimbangkan berapa uang yang harus mereka habiskan baginya dan juga berapa lama ia bisa tampil apik di tim ini?” tandasnya.

Karena alasan tersebut, menurut Jose Enrique pelatih Jurgen Klopp harus mengkaji ulang rencana untuk merekrut gelandang Spanyol.

“Saya tidak yakin ia bakal cocok untuk tim ini, namun ia adalah pemain yang luar biasa. Saya yakin bahwa ia bisa langsung menjadi starter.” ujarnya.

Adapun sampai saat ini memang masih belum ada tanda-tanda bahwa Liverpool akan segera menuntaskan transfer Thiago. Di satu sisi Pihak Bayern Munchen juga telah mengkonfirmasi bahwa sampai saat ini belum ada tawaran yang mereka terima untuk sang pemain.

Brighton And Hove Albion Pede Bisa Kalahkan Manchester United

Penyerang andalan Brighton and Hove Albion, Neal Maupay mengaku cukup optimis dengan peluang timnya untuk mengalahkan Manchester United dalam lanjutan Premier League dinihari nanti.

Seperti diketahui, usai berhasil melangkah ke babak semifinal Piala FA musim ini, Manchester United kembali fokus ke ajang Premier League. Pada pekan ke-32, mereka akan bertandang ke AMEX Stadium melawan tuan rumah Brighton and Hove Albion.

Brighton sendiri saat ini bisa dikatakan sedang berada dalam kepercayaan diri yang tinggi. Hal tersebut juga nampak dari hasil pekan kemarin, dimana mereka berhasil mengalahkan salah satu raksasa Premier League, Arsenal.

Karena alasan tersebutlah Neal Maupay tampak percaya diri dengan peluang timnya memenangkan laga nanti.

“Kami memiliki kualitas yang bagus di Brighton,” beber Maupay yang dikutip Manchester Evening News.

Sejak ajang Premier League digulirkan lagi, Brighton memang tampak lebih baik dari sebelumnya. Tekad untuk bertahan di kompetisi musim depan membuat yang bersangkutan yakin selalu bisa meraih kemenangan di sisa musim ini.

“Kami memiliki para pemain, manajer dan staff yang sangat bagus. Ketika kami melihat tim lain, kami benar-benar percaya bahwa kami bisa mengalahkan mereka dan bertahan di Premier League.”

“Sejak pertandingan dimulai dan sejak kami kembali berlatih, kami benar-benar fokus dan bekerja keras. Kami sangat menghormati lawan kami karena mereka juga adalah tim yang bagus, namun setelah mengalahkan Arsenal kepercayaan diri kami semakin tinggi.” Tandasnya.

Menurutnya, kemenangan atas Arsenal kemarin adalah momentum yang sangat bagus bagi Brighton untuk bangkit dan menatap akhir musim ini dengan penuh percaya diri. Tapi bagaimanapun, sisa tujuh pertandingan lagi harus ditatap dengan serius.

“Meraih empat poin dari enam poin yang ada merupakan sesuatu yang bagus. Namun masih ada tujuh pertandingan lagi, dan semuanya masih bisa terjadi. Namun ini adalah awalan yang bagus untuk kami dan kami siap membangun momentum.” ujarnya.

Brighton punya catatan yang bagus melawan Manchester United, dalam dua laga terakhir di AMEX stadium, mereka berhasil meraih kemenangan.

Menang atas Aston Villa, Lampard Sanjung Pulisic

Chelsea sukses memperlebar jarak dengan Manchester United berkat kemenangan atas Aston Villa dinihari tadi. Terkait kemenangan dalam laga tersebut, secara khusus pelatih Frank Lampard melayangkan sanjungannya kepada gelandang Christian Pulisic.

Sebagaimana diketahui, The Blues memang berhadapan dengan Aston Villa pada matchdays ke-30 Premier League dinihari WIB tadi (22/06). Bermain di markas lawan, awalnya The Blues kecolongan lebih dulu.

Namun, ketertinggalan tersebut cepat dibalas Chelsea lewat gol-gol yang dicetak Christian Pulisic dan Olivier Giroud pada babak kedua. Alhasil, The Blues berhasil menang dengan skor akhir 2-1.

Christian Pulisic bisa dikatakan tampil cemerlang dalam pertandingan tersebut. Selain mencetak gol, Winger Amerika Serikat tersebut juga menyumbang assist atas gol Olivier Giroud.

Tak heran jika selepas pertandingan, pelatih Frank Lampard memberikan sanjungan khusus pada yang bersangkutan. Sang juru taktik percaya bahwa eks Dortmund tersebut bisa jadi kepingan penting bagi Chelsea di masa mendatang.

“Dia akan menjadi starter bagi tim kami. Saya rasa dia akan menjadi pemain besar bagi kami. Ia sangat lapar untuk bermain, dan saya bisa merasakan hal itu karena saya juga pernah mengalami cedera panjang seperti dirinya.

“Dia punya kemampuan yang sangat luar biasa untuk masuk ke kotak penalti, dan itu adalah kemampuan yang sangat luar biasa. Saya sudah membahas hal ini dengannya sepanjang musim ini.” ujar Lampard yang dikutip Sportsmole.

Karena masih terbilang muda, Lampard percaya bahwa Pulisic masih bisa berkembang lebih baik lagi.

“Perbedaan antara penyerang sayap biasa dan yang spesial adalah pemain sayap yang top mampu masuk ke kotak penalti dan mencetak gol yang banyak setiap tahun.”

“Saya yakin Christian mampu melakukan itu. Saya benar-benar senang melihat penampilannya dan saya juga puas dengan dampak yang ia berikan bagi tim ini.” ujarnya.

Kemenangan ini membawa Chelsea semakin kokoh di peringkat ke-4 pada klasemen sementara Premier League. Karena Manchester United sebelumnya hanya bermain imbang di markas Tottenham Hotspur, kini mereka unggul lima poin atas Setan Merah.

Rio Ferdinand Percaya MU Bisa Finish Di Empat Besar

Salah seorang legenda Manchester United, Rio Ferdinand memiliki keyakinan bahwa bekas klubnya bakal mampu finish di empat besar klasemen akhir untuk memastikan tiket ke Liga Champions Eropa.

Pasca pergantian tahun kemarin, performa Setan Merah memang terbilang cukup bagus. Mereka memenangkan delapan dari 11 pertandingan terakhir di semua kompetisi, sayang setelah itu pandemi covid-19 menghantam jalannya perhelatan sepakbola di Inggris.

Padahal, Tim arahan Ole Gunnar Solskjaer sukses melaju ke babak perempat final Liga Europa, mereka juga memastikan tiket ke semifinal Piala FA. Tak hanya itu, Setan Merah juga sekarang hanya berjarak tiga poin dari Chelsea yang duduk di empat besar klasemen sementara.

Tak bisa terbantahkan fakta bahwa kedatangan dua pemain anyar, Odion Ighalo dan Bruno Fernandes telah meningkatkan performa Manchester United secara signifikan. Menang atas City dan Chelsea adalah sebuah peningkatan yang masif.

Karena alasan tersebutlah di sisa 11 pertandingan Premier League musim ini, Ferdinand yakin Manchester United akan finish di empat besar klasemen akhir.

“Saya rasa mereka harus masuk empat besar – dengan pasukan yang seharusnya,” kata Ferdinand kepada The Sun.

Lebih lanjut, sang legenda juga ikut optimis menatap duet antara Bruno Fernandes dengan pemain yang baru saja pulih dari cedera, paul Pogba. Menurutnya, kedua pemain tersebut akan membentuk duet yang sangat bagus.

“Paul Pogba fit lagi, seperti Marcus Rashford, ada pembicaraan Pogba terlihat sangat bagus dalam latihan. Dia dan Bruno Fernandes dapat membentuk duet lini tengah yang produktif dalam tiga gelandang dengan seseorang seperti Scott McTominay.” Tandasnya.

Jika semuanya berjalan sesuai dengan rencana, Rio Ferdinand tanpa ragu menyebut Manchester United akan jadi juara Liga Europa dan menembus empat besar klasemen akhir.

“Saya percaya padanya dan jika dia masuk empat besar, dia akan melakukan pekerjaan dengan bagus. Dia juga masih bisa memenangkan Liga Europa.” Tutupnya.

Adapun, setelah penangguhan liga selama tiga bulan terakhir ini, Manchester united akan berhadapan salah satu rival beratnya, Tottenham Hotspur di White Hart Lane.