Paul Ince Kagum Lihat Performa Lukaku di Inter Milan

Penampilan Romelu Lukaku di Inter Milan musim ini membuat Paul Ince merasa terkesima. Menurutnya, pemain Belgia tampil jauh lebih baik ketimbang saat masih di Manchester United.

Seperti diketahui, Manchester United resmi melepas Romelu Lukaku pada musim panas 2019 kemarin. Sang pemain menerima ajakan Antonio Conte untuk bergabung dengan Inter Milan.

Keputusannya untuk pindah klub terbilang cukup tepat, mengingat fakta bahwa Lukaku tampil cemerlang bersama dengan Nerazzurri sepanjang musim ini.

Dia memainkan 50 pertandingan di semua ajang, mencetak 33 gol diantaranya termasuk dua gol ke gawang Shakhtar Donets akhir pekan kemarin yang mengantarkan klub mencapai babak final Liga Europa.

Catatan apik tersebut membuat Paul Ince merasa kagum, menurut dia secara umum Romelu Lukaku tampil jauh berbeda dibandingkan saat masih berseragam Manchester United.

“Ia tampak bugar dan ramping. Berbicara tentang ketika dirinya di Manchester United, ia tidak terlihat seperti ia bisa berkeliling lapangan. Ia begitu saja berlari melewati orang-orang [sekarang]. Kecepatan! Saya lebih bugar di Inter – entah itu karena iklim atau makanannya,”

“Ia tampak seperti binatang yang berbeda. Kita tahu ia bisa menuntaskan [peluang]. Wow,” serunya pada BT Sport.

Dengan gol ke gawang Shakhtar Donetsk kemarin, Lukaku tak hanya mengantarkan Inter Milan ke babak final, tapi juga mencetak rekor sebagai pemain pertama yang mencetak gol di 10 laga beruntun di liga Europa.

Lukaku sendiri mengaku senang dengan fakta tersebut, tapi yang lebih enting adalah mencapai babak final.

“Saya pikir semuanya berjalan dengan baik saat ini, rekor bagus untuk dipecahkan, tetapi pada akhirnya kami di sini untuk menang dan tim yang kami lawan adalah favorit,” kata Lukaku kepada BT Sport.

Adapun Inter Milan akan melawan Sevilla di babak final nanti. Romelu Lukaku dkk akan menjalani duel tersebut pada Sabtu, 22 Agustus 2020.

Sevilla sebelumnya menyingkirkan Manchester United dengan kemenangan tipis 2-1. Alhasil, keinginan Lukaku untuk bereuni dengan sang mantan klub di babak puncak jadi kandas begitu saja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *