Meski Tak Cepat Lagi, Messi Tetap Bisa Jadi Gelandang Top

Lionel Messi dinilai tidak perlu merasa cemas jika kehilangan kecepatannya di atas lapangan karena faktor usia. Menurut Domenec Torrent selaku mantan assisten Pep Guardiola, Pemain Argentina itu masih bisa menjadi sosok gelandang kelas wahid seperti Xavi Hernandez.

Selama lebih dari 10 tahun terakhir ini, Messi memang dikenal sebagai salah satu pemain terbaik dunia, dan begitu produktif dalam mencetak gol. Bahkan, sejak debutnya di tahun 2004 silam sampai sekarang, pemain berjuluk La Pulga tersebut telah mengemas 627 gol dari 718 pertandingan untuk Barcelona.

Di samping produktivitas golnya, Messi juga menterang lewat raihan trofi, pemain 33 tahun mampu membawa Barcelona meraih 34 trofi sampai sejauh ini. Bukan hanya itu, Messi juga berhasil menyabet enam trofi Ballon d’Or, terbanyak dalam sejarah sepakbola sejauh ini.

Kendati usianya sudah 33 tahun, Lionel Messi tampak masih belum mengalami penurunan performa, dia juga masih cepat. Namun, andai saja mengalami penurunan, Messi dinilai tidak terlalu cemas karena dia bisa beroperasi sebagai gelandang.

“Dia adalah pemain yang sangat cerdas. Seringkali, dia turun sangat dalam untuk menerima bola. Dalam beberapa tahun ke depan, dia bisa bermain seperti Xavi jika dia mau. Dia tidak kehilangan bola, dia memberi assist, dia telah merawat tubuhnya sepanjang kariernya.”

“Jika dia bermain di posisi yang lebih dalam ketika secara logis mulai kehilangan kecepatan, dia bisa bermain sebagai gelandang tengah atau di mana pun dia mau dan dia akan melakukannya dengan baik.” kata Torrent kepada Ole.

Lebih lanjut, Torrent menyanjung konsistensi Lionel Messi di atas lapangan. Sepanjang hidupnya, dia mengaku tak pernah melihat pemain yang secara konsisten berada di level atas selama 15 tahun.

“Bagi saya, Leo tidak ada bandingannya. Saya kira saya tidak akan melihat pemain seperti dia lagi di dalam hidup saya. Lebih jauh lagi dia sudah berada di level tertinggi selama 15 tahun.”

“Saya sudah melihat banyak pesepakbola hebat, tapi tidak ada yang bertahan di level elite selama 15 tahun seperti dia.” Tandasnya.

Laporta Janji Pulangkan Pep Andai Jadi Presiden Barca Lagi

Joan Laporta tampak begitu menginginkan kembali posisinya sebagai Presiden Barcelona selanjutnya. Untuk memikat hati publik, dia lantas mengumbar berbagai janji jika terpilih, termasuk salah satunya memulangkan Pep Guardiola ke Kursi Pelatih.

Sebagai informasi, raksasa Catalan tersebut memang akan segera menggelar pemilihan Presiden anyar klub pada tahun 2021 mendatang. Sejauh berita ini diturunkan, hanya ada dua kandidat saja, antara lain Joan Laporta sendiri dan Presiden Barca saat ini, Josep Maria Bartomeu.

Josep Maria Bartomeu sendiri telah melakukan rangkaian manuver untuk bisa mempertahankan posisi tersebut, satu di antaranya adalah merombak jajaran direksi. Dia kabarnya juga bertekad memberikan kontrak baru untuk Lionel Messi.

Nah, sebagai penantang, tentu saja Joan Laporta tak mau kalah saing. Dia pun mulai mengumbar janji andai terpilih nanti. Salah satu janjinya adalah memulangkan Pep Guardiola ke kursi manajer Camp Nou.

“Saya sangat ingin Pep Guardiola kembali, tetapi sekarang dia berada di Man City dan itu adalah keputusan yang harus diambil Pep Guardiola,”

“Pep Guardiola adalah tolok ukur di Barcelona dan banyak warga Catalan yang ingin dia melatih Barcelona lagi. Pada saat yang tepat, saya ingin bicara dengan orang yang akan menjadi pelatih Barcelona pada 2021,” ucap Joan Laporta kepada TV3 dikutip dari Sky Sports.

Secara kebetulan, Pep memang masih terikat kontrak di Manchester City sampai bulan Juni 2021 mendatang. Beberapa waktu lalu, dia mengkonfirmasi bakal setia walau City mendapat sanksi larangan bermain di ajang Liga Champions Eropa.

Joan Laporta sendiri sebelumnya pernah menjabat sebagai presiden pada 2003 hingga 2010. Pada era Joan Laporta lah Pep Guardiola promosi dari Barcelona B ke tim utama. Pep saat itu berhasil membawa Barcelona berjaya, termasuk meraih Sextuples di musim perdananya.

Selain memulangkan Pep Guardiola, Laporta juga mengumbar janji manis lain, termasuk memulangkan Neymar dari Paris Saint-Germain. Mega bintang Brazil tersebut sebelumnya jadi andalan Barcelona di lini depan, dan meraih treble winner di tahun 2015.

Dua tahun kemudian, dia memecahkan rekor transfer usai dibeli PSG seharga 222 Juta Euro.

Willian Diklaim Sepakat Gabung Tottenham Hotspur

Arsenal sepertinya harus gigit jari terkait dengan usaha mereka mendapatkan winger Brazil, Willian. Pasalnya, baru-baru ini muncul klaim yang menyebut bahwa pemain berambut kribo tersebut telah mencapai kesepakatan dengan Tottenham Hotspur.

Perlu diketahui, Willian saat ini memang sedang berada di penghujung kontraknya bersama Chelsea. Kontraknya akan habis di musim panas nanti, dan sejauh ini ia masih belum ada kata sepakat terkait kontrak baru antara kedua pihak.

Sejumlah pihak meyakini bahwa mantan pemain Anzhi Makhachkala tersebut tidak akan bertahan di Klub London musim depan. Bahkan, Ia dikabarkan mulai menjalin komunikasi dengan sejumlah klub terkait rencana pindah di bursa transfer mendatang.

Rival Chelsea, Arsenal disebut-sebut sebagai salah satu peminat berat penggawa tim Nasional Brazil ini. Namun beIN Sports mengklaim bahwa Willian tidak akan pindah ke Arsenal karena ia sudah lebih dekat bergabung dengan Tottenham.

Sebelumnya, Willian memang diketahui mencari klub berikutnya yang berbasis di kota London. Sang winger mengaku bahwa ia sudah merasa betah tinggal di ibukota Inggris tersebut. Keluarganya pun sudah menetap dengan baik di London.

Karenanya, Willian berencana untuk pindah ke klub London agar bisa tetap tinggal di kota tersebut. Hal inilah yang membuat Arsenal selaku klub London Tara sempat cukup optimis untuk mendapatkan servis winger Brazil.

Lebih lanjut, laporan itu membeberkan Willian sebenarnya tertarik pindah ke Arsenal. Namun ia akhirnya memutuskan untuk bergabung dengan Tottenham.

Alasannya adalah karena kehadiran Jose Mourinho di kursi pelatih klub tersebut. Seperti diketahui, Pelatih asal Portugal memang ditunjuk menjadi manajer anyar The Lily Whites sejak beberapa waktu lalu untuk menggantikan Mauricio Pochettino.

Mourinho dan Willian punya hubungan yang bagus saat eks pelatih Real Madrid masih menangani Chelsea. Laporan beIN Sports itu mengklaim bahwa Willian dan Mourinho sudah berkomunikasi dengan intens dalam beberapa pekan terakhir.

Laporan yang sama juga mengklaim bahwa Willian akan segera menyepakati kontrak dengan Tottenham Hotspur. Paling lambat sebelum kampanye musim 2020/21 mendatang digulirkan. Bahkan, dikatakan sudah ada kesepakatan pra kontrak antara kedua pihak.

Fernandinho Mengaku Ikhlas Jika Kontraknya Tak Diperpanjang

Gelandang versatile, Fernandinho berbicara mengenai kontraknya bersama dengan Manchester city yang akan berakhir pada tahun 2021 mendatang.

Sebelumnya, kontrak Fernandinho di Etihad akan berakhir di musim panas tahun 2020. Rumor kepergiannya mencuat sejak pertengahan musim ini. Lalu, semakin diperkuat oleh Riyad Mahrez dalam sebuah wawancara Desember 2019 lalu.

Dalam isyaratnya, Mahrez menyebut bahwa Fernandinho adalah salah satu dari dua pemain yang akan meninggalkan Etihad pada musim panas ini, atau saat kontraknya berakhir. Pemain yang satu lagi memang sudah diketahui publik, David Silva.

Namun, ungkapan pemain Maroko tersebut tidak benar, tak lama berselang Fernandinho memperpanjang kontrak bersama The Citizen hingga tahun 2021 mendatang. Lantas, apakah setelah itu Fernandinho akan meninggalkan Etihad?

Pria asal Brazil ini mengaku tidak tahu pasti, yang jelas saat ini dia sudah sangat merindukan sepakbola.

“Pertama-tama, saya hanya ingin kembali bekerja dan bermain lagi. Saya memperpanjang kontrakku beberapa bulan yang lalu dan saya sangat senang, tapi setelah itu kita lihat saja nanti,” kata Fernandinho dilansir dari Sky Sport.

Seperti diketahui, Pandemi Virus Corona memang sedang melumpuhkan kompetisi sepakbola. Premier League juga sedang ditangguhkan sementara waktu sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Kembali soal kontrak, Fernandinho mengaku ikhlas jika pada akhirnya kontraknya tidak diperpanjang pihak Manchester City.

“Jika kami membuat percakapan lain tentang kontrak di masa depan, saya akan bahagia. Namun jika tidak, saya akan senang juga karena saya tahu apa yang telah saya lakukan untuk klub ini,” tambahnya.

Sebagai informasi, Fernandinho sendiri bergabung dengan Manchester City pada bursa transfer musim panas 2013. Posisi awal yang ia lakoni dalam debutnya adalah sebagai pemain tengah Manchester City.

Namun, karena krisis bek yang sedang dialami tim arahan Pep Guardiola, dia kerap kali diturunkan sebagai pemain bertahan.

Semenjak bersama The Citizens, Fernandinho telah memberikan kontribusi yang luar biasa kepada Raksasa Premier League. Sejauh ini, dia sudah berkontribusi atas raihan tiga trofi Liga Inggris, lima Piala Liga Inggris dan juga trofi Piala FA.