Dari Segi Teknis, Neymar Lebih Baik Dari Lionel Messi

Salah seorang legenda Brazil, Cafu menganggap bahwa Neymar adalah pemain yang lebih baik dari Lionel Messi jika berbicara soal teknis.

Sebagai peraih enam Ballon d’Or, Lionel Messi dianggap sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa. Dalam dua dekade terakhir, dia bersaing ketat dengan satu pemain saja, Cristiano Ronaldo. Keduanya dianggap memiliki kemampuan yang levelnya di atas para bintang Eropa.

Bagaimana tidak? Dengan mudahnya mega bintang Argentina tersebut mencetak 40 sampai 50 gol dalam semusim. Tak hanya itu, pemain berusia 32 tahun juga mampu mencatatkan puluhan assist dalam semusim.

Tak heran jika Messi dinilai berada pada level yang berbeda dibandingkan para bintang Eropa seperti Sadio Mane, Mohamed Salah, atau Neymar Jr.

Cafu selaku legenda Brazil tak menampik anggapan tersebut, namun jika berbicara masalah teknis, menurutnya Neymar lebih baik dari La Pulga.

“Secara teknis, Neymar adalah pemain terbaik di dunia. Saat ini, secara teknis, tidak ada yang bisa mengalahkan Neymar. Bahkan Messi, meskipun saya adalah penggemarnya. Tapi ia tidak mengungguli dirinya [Neymar] dalam hal kualitas teknis,” klaim Cafu pada Fox Sports.

Berbicara soal Brazil, faktanya tim samba sudah lama tak mengangkat trofi Juara Piala Dunia. Terakhir kali, terjadi di tahun 2002 silam. Di satu sisi, mereka tak lagi sering menghasilkan pemain hebat macam Ronaldinho, Ronaldo, Rivaldo, atau Romario.

Cafu pun sadar akan hal tersebut, karenanya dia yakin dengan Neymar, Timnas Brazil setidaknya punya harapan untuk menjadi juara lagi.

“Saya berbicara lagi di sini, ia adalah harapan terbesar kami untuk memenangkan Piala Dunia. Dengan Neymar di lapangan, apakah ia menginginkannya atau tidak, delapan lawan akan tetap terhubung dengannya,” serunya.

“Ia adalah referensi, ia memberi ruang bagi orang lain, ia mencetak gol luar biasa, tetapi, sungguh, seseorang yang hilang yang menutupi, seseorang kurang memiliki kekuatan untuk menyesuaikan diri di sekelilingnya,” tandasnya.

Neymar sendiri saat ini masih membela Paris Saint-Germain. Tersiar kabar bahwa pemain berusia 27 tahun tersebut akan kembali ke Barcelona pada musim panas mendatang.

Wabah Virus Corona Bisa Pengaruhi Bursa Transfer

Sepakbola saat ini sedang krisis karena wabah Virus Corona yang kian ‘menggila’. Bahkan, seiring dengannya bisa saja wabah tersebut bisa mempengaruhi jendela transfer pada musim panas mendatang, demikian menurut Giuseppe Bozzo.

Perlu diketahui, bahwa saat ini wabah Virus Corona sudah menyebar ke berbagai negara Eropa. Termasuk diantaranya Italia, Inggris, Jerman, Spanyol dan Prancis. Diantara negara-negara tersebut, Italia tercatat sebagai negara terdampak yang paling parah sejauh ini.

Bahkan, jumlah kasus yang ditemukan di Italia hanya lebih sedikit dibandingkan China, yang merupakan sumber munculnya Virus COVID-19 tersebut. Tak ayal, pandemi Virus ini lantas mempengaruhi alias mengganggu jalannya kompetisi sepakbola.

Lima liga top Eropa seperti Liga Primer Inggris, Serie A italia, La Liga spanyol, Bundesliga Jerman sampai Ligue 1 Prancis telah resmi ditangguhkan. Begitu juga dengan kompetisi UEFA seperti Liga Champions Eropa dan Liga Europa.

Semua kegiatan olahraga di Italia terpaksa ditunda hingga setidaknya 3 April 2020 sebagai upaya untuk menghentikan penyebaran virus. Seluruh wilayah Italia kini telah dikunci, di mana semua masyarakat didesak untuk tetap tinggal di rumah.

Berbicara mengenai situasi krisis tersebut, salah seorang agen transfer asal Italia, Giuseppe Bozzo atau yang dikenal dengan sebutan Beppe Bozzo, mengutarakan pendapatnya.

Menurut sang Agen transfer, pandemi Pandemi Virus Corona ini bisa mengganggu perencanaan klub untuk bursa transfer musim panas mendatang. Pasalnya, mereka mulai meragukan investasi yang dicanangkan sebelumnya.

“Keadaan darurat virus Corona, selain memiliki dampak negatif pada keuangan klub dalam jangka pendek, juga bisa membahayakan perencanaan jangka panjang. Sudah pasti bahwa kita akan melihat penurunan investasi di bursa transfer berikutnya.” kata Bozzo kepada Corriere della Sera.

Bozzo merupakan owner dari AGB Sport Manajemen yang mewakili beberapa pemain terkenal Italia. Bintang Juventus Federico Bernadeschi hingga Fabio Quagliarella dari Sampdoria merupakan klien dari Bozzo.

Diketahui juga bahwa dia adalah agen transfer dari pemain muda Italia, Sandro Tonally yang kini sedang menjadi incaran sejumlah raksasa eropa, seperti Juventus dan Inter Milan.

Manchester United Sudah Siapkan Rencana Untuk Bursa Transfer

Bursa transfer musim panas baru dibuka dua bulan lagi, tapi sejumlah raksasa Eropa sudah mempersiapkan rencana. Manchester United salah satunya, sebagaimana diungkapkan oleh manajer Ole Gunnar Solskjaer.

Setiap musim berakhir, Jendela Transfer memang akan dibuka selama kurang lebih tiga bulan lamanya. Klub-klub Eropa berkesempatan melakukan jual-beli pemain selama periode tersebut.

Manchester United sendiri sudah memanfaatkan bursa transfer beberapa tahun terakhir untuk mendatangkan sejumlah pemain anyar. Sayangnya, sejak ditinggal Sir Alex Ferguson, kedatangan para pemain baru tersebut tak mampu mengubah nasib Setan Merah.

Klub Premier League masih saja sulit untuk bersaing dalam perburuan gelar juara. Bahkan, untuk mendapatkan tiket ke ajang Liga Champions Eropa saja tak mudah bagi mereka.

Namun secercah harapan mulai terlihat pada bursa transfer musim dingin kemarin. Dua rekrutannya, Bruno Fernandes beserta Odion Ighalo, tampak memberikan angin positif bagi klub yang bermarkas di Old Trafford tersebut.

Contohnya Bruno Fernandez. Gelandang Portugal yang dibeli dari Sporting Lisbon tersebut kini sudah mencetak tiga gol dan tiga assist dari delapan pertandingan di semua ajang sejauh ini.

Terbaru, dia tampil cemerlang saat Manchester United menghabisi rival sekotanya, Manchester City dalam duel akhir pekan kemarin.

Namun begitu, kedatangan Bruno Fernandez dan Odion Ighalo tak lantas menjadi garansi apakah musim depan setan Merah bisa bersaing dalam perburuan gelar juara.

Karenanya, pelatih Ole Gunnar Solskjaer memastikan bahwa klub sudah mengantongi rencana untuk jendela transfer musim panas mendatang.

“Kami sudah bekerja sangat lama untuk menganalisis tim kami serta apa yang bisa kami dapatkan dalam bursa transfer. Kami mencoba untuk menuntaskan beberapa transfer selanjutnya,”

“Kami tidak bisa hanya memberikan reaksi di bulan Mei dengan ‘sekarang kami harus melakukan sesuatu’. Lalu kemudian, secara tiba-tiba, pemain bisa dibeli, jadi anda masih harus menyadari bahwa sesuatu bisa terjadi dengan cepat,” ujar Solskjaer.

Sebelum ini, CEO Manchester United, Ed Woodward sempat mengatakan bahwa klub akan menggelontorkan lebih banyak uang pada bursa transfer musim panas mendatang.

Artinya, Solskjaer mendapat dukungan penuh dari Manajemen klub untuk membeli pemain yang dia inginkan.

 

AC Milan Bukan Halangan Berarti Bagi Juventus

Pelatih Maurizio Sarri mengakui bahwa AC Milan bisa memberikan perlawanan berarti bagi Juventus di babak semifinal Coppa Italia, namun tak lantas menganggap Rossoneri sebagai halangan berarti.

Sebagai informasi, Juventus sebenarnya akan berhadapan dengan AC Milan pada leg kedua babak semifinal Coppa Italia, Kamis dinihari WIB nanti (05/03). Sayangnya, laga tersebut dipastikan batal menyusul wabah Virus Corona yang sudah jadi perhatian serius pemerintah Italia.

Adapun pada pertemuan sebelumnya yang berlangsung di San Siro Stadium, kedua tim hanya bermain imbang 1-1. Hasil imbang tersebutpun bisa dikatakan membuat Juventus lebih berpeluang lolos ke babak final.

Pasalnya, mereka hanya perlu hasil imbang tanpa gol saat menjamu Rossoneri di Allianz Stadium pada leg kedua. Atau menang dengan margin satu gol saja sudah cukup membawa pasukan Maurizio Sarri ke partai puncak.

Sayangnya, siapa pemenang laga ini dipastikan masih belum terjawab. Pihak Penyelenggara telah memastikan bahwa laga tersebut ditunda. Padahal, konferensi pers pra pertandingan sudah digelar, dengan pelatih Maurizio Sarri sebagai narasumber dari kubu Juventus.

Dalam wawancara tersebut, mantan pelatih Napoli mengklaim bahwa Juve tidak akan menemui kesulitan untuk melewati hadangan Milan. Kendati Sarr tahu persis bahwa Rossoneri takkan merelakan timnya akan lolos begitu saja ke babak final.

“Kami tidak tertarik dengan siapa yang Milan punya atau tidak. Jika kami melangkah keluar dan membuktikan nilai kami, kami tidak akan memiliki masalah untuk mencapai Final,”

“Anda bisa lihat bahwa mereka adalah skuat yang solid dan siap untuk mengorbankan diri untuk kepentingan kolektif. Milan bukanlah tim yang mudah untuk dihadapi,” ujar Sarri seperti yang dikutip dari Football Italia.

Perlu diketahui, sebelum ini laga Juventus juga ada yang tertunda, tepatnya laga giornata ke-27 dimana mereka harusnya berhadapan dengan sang rival utama, Inter Milan.

Tampaknya, pihak Pemerintah Italia memang sangat serius menanggapi Virus Corona yang sudah menginfeksi beberapa warganya saat ini. Bahkan dipercaya, Serie A Italia akan ditunda selama sebulan ke depan.

Namun penundaan tersebut dipastikan tidak berdampak pada ajang Liga Champions Eropa.